Kursus Google Looker Studio Terlengkap: Kuasai Data Visualisasi dari Nol
Di era digital saat ini, data adalah “bahan bakar” baru bagi bisnis. Namun, data mentah tidak akan berarti apa-apa tanpa visualisasi yang tepat. Inilah alasan mengapa permintaan akan keahlian Google Looker Studio (sebelumnya Google Data Studio) melonjak tajam di Indonesia. Apakah Anda seorang digital marketer, analis data, atau pemilik bisnis …
🏠 Beranda Kursus
📜 Kurikulum
- 4 Sections
- 41 Lessons
- Lifetime
Expand all sectionsCollapse all sections
- Modul 1: Fondasi & Arsitektur DataTujuan: Memahami bagaimana Looker Studio bekerja dan cara menghubungkan data dengan benar.10
- 1.1Pengenalan Ekosistem Business Intelligence:
- 1.2Apa itu Looker Studio dan posisinya dalam Google Cloud.
- 1.3Perbedaan Data Source (Sumber Data) dan Report (Laporan).
- 1.4Manajemen Data Sumber:
- 1.5Menghubungkan Google Sheets secara optimal (Pembersihan data sebelum diimpor).
- 1.6Integrasi Google Analytics 4 (GA4) dan Google Ads.
- 1.7Memahami data tipe: Dimension (Hijau) vs Metric (Biru).
- 1.8Data Freshness & Sharing:
- 1.9Mengatur jadwal pembaruan data.
- 1.10Manajemen akses (Siapa yang bisa melihat vs mengedit).
- Modul 2: Visualisasi & StorytellingTujuan: Mengubah angka mentah menjadi grafik yang berbicara dan mudah dipahami.10
- 2.1Pemilihan Grafik yang Tepat:
- 2.2Scorecards: Menampilkan angka kunci (Revenue, Klik, User).
- 2.3Time Series & Line Charts: Menganalisis tren dari waktu ke waktu.
- 2.4Tables & Pivot Tables: Untuk analisis data mendalam (Deep dive).
- 2.5Bullet Charts & Gauges: Mengukur pencapaian target (KPI vs Realisasi).
- 2.6Desain & Layout Profesional:
- 2.7Pengaturan kanvas dan grid.
- 2.8Penggunaan Tema (Themes) untuk branding perusahaan.
- 2.9Menambahkan gambar, logo, dan elemen teks pendukung.
- 2.10Conditional Formatting: Memberikan warna otomatis pada angka (Contoh: Merah jika di bawah target, Hijau jika melampaui).
- Modul 3: Transformasi Data AdvancedTujuan: Memanipulasi data tanpa menyentuh file sumber menggunakan logika kalkulasi.11
- 3.1Calculated Fields (Logika Formula):
- 3.2Aritmatika Dasar: Menghitung Margin, CTR, dan ROI.
- 3.3Fungsi Teks: UPPER, LOWER, CONCAT untuk merapikan nama produk.
- 3.4Fungsi CASE WHEN: Membuat logika percabangan (Contoh: Jika Sales > 100jt maka “High Performance”).
- 3.5Interaktivitas Tingkat Lanjut:
- 3.6Cross-filtering: Klik satu grafik untuk memfilter seluruh laporan.
- 3.7Drill-down Hierarchy: Masuk dari data tahunan ke data bulanan hanya dengan satu klik.
- 3.8Optional Metrics: Memberi kebebasan user memilih metrik yang ingin dilihat.
- 3.9Data Blending (Penggabungan Data):
- 3.10Konsep Left Join dalam Looker Studio.
- 3.11Menggabungkan data Marketing (Ads) dengan data Penjualan (Sheets).
- Modul 4: Business Solution & DeploymentTujuan: Mengimplementasikan dashboard dalam lingkungan kerja nyata.10
- 4.1Filter Control & Parameter:
- 4.2Membuat filter berdasarkan kategori, wilayah, atau tenaga penjual.
- 4.3Penggunaan Advance Filter menggunakan Regex (Regular Expressions).
- 4.4Reporting Automation:
- 4.5Menjadwalkan laporan otomatis ke email direksi (PDF Delivery).
- 4.6Teknik Embedding dashboard ke website atau portal internal perusahaan.
- 4.7Optimasi Performa:
- 4.8Cara menangani dashboard yang lambat (Data Sampling & Extract Data).
- 4.9Final Project:
- 4.10Membangun “Executive Business Dashboard” dari nol hingga siap presentasi.
☕ Instruktur

