Kursus Teknik & Prinsip Dasar Konseling
Program pelatihan ini menyajikan pemahaman fundamental mengenai pendekatan konseling, struktur sesi pendampingan, dan keterampilan mendengarkan secara aktif. Pembahasan berfokus pada penerapan etika profesional, pemetaan masalah dasar, serta kerangka komunikasi interpersonal yang terstruktur untuk kebutuhan akademis, praktisi pemula, maupun pengembangan diri.
🏠 Beranda Kursus
📜 Kurikulum
- 5 Sections
- 40 Lessons
- Lifetime
Expand all sectionsCollapse all sections
- Modul 1: Fondasi Etika dan Kerangka Kerja KonselingModul ini membahas prinsip dasar konseling, batasan profesi, serta etika hubungan antara konselor dan klien.9
- 1.1Prinsip Dasar Konseling dan Sikap Profesional
- 1.2Perbedaan konseling, psikoterapi, dan mentoring.
- 1.3Unsur dasar konseling: empati, penerimaan tanpa syarat (unconditional positive regard), dan kongruensi.
- 1.4Batasan peran dan tanggung jawab profesional konselor.
- 1.5Etika, Kerahasiaan, dan Batasan Profesi
- 1.6Kode etik dasar konseling dan perlindungan data pribadi klien.
- 1.7Penanganan situasi kerahasiaan terbatas (informed consent).
- 1.8Manajemen rantai rujukan (referral) ketika masalah klien di luar kapasitas konselor.
- 1.9Kuis: Fondasi Etika dan Kerangka Kerja Konseling5 Questions
- Modul 2: Komunikasi Mikro dan Pembentukan Aliansi KonselingModul ini berfokus pada keterampilan komunikasi aktif untuk membangun hubungan saling percaya dengan klien.8
- 2.1Keterampilan Mendengar Aktif dan Observasi
- 2.2Teknik mendengarkan tanpa menginterupsi.
- 2.3Observasi bahasa tubuh, nada suara, dan ekspresi nonverbal klien.
- 2.4Penggunaan hening (silence) secara efektif dalam sesi konseling.
- 2.5Refleksi, Paraphrasing, dan Klarifikasi
- 2.6Teknik memantulkan kembali perasaan dan pikiran klien (reflection of feeling & content).
- 2.7Merumuskan ulang narasi klien tanpa mengubah makna (paraphrasing).
- 2.8Mengajukan pertanyaan terbuka untuk memperjelas sudut pandang klien.
- Modul 3: Pendekatan dan Kerangka Teori UtamaModul ini mempelajari kerangka berpikir teoritis yang digunakan untuk memahami dinamika masalah klien.8
- 3.1Kerangka Pemikiran Kognitif dan Perilaku
- 3.2Konsep dasar hubungan antara pikiran, perasaan, dan perilaku.
- 3.3Identifikasi pola pikir yang kurang adaptif pada klien.
- 3.4Pemetaan strategi intervensi berbasis kognitif sederhana.
- 3.5Pendekatan Berfokus Solusi (Solution-Focused Brief Approach)
- 3.6Prinsip dasar berfokus pada sumber daya dan pengecualian masalah.
- 3.7Formulasi pertanyaan berorientasi masa depan (miracle questions & scaling questions).
- 3.8Penyusunan langkah kecil yang realistis bersama klien.
- Modul 4: Struktur Sesi Konseling dari Awal hingga AkhirModul ini memandu alur praktis pelaksanaan konseling tahap demi tahap.8
- 4.1Asesmen Awal dan Formulasi Tujuan
- 4.2Tahap penggalian informasi awal dan latar belakang klien.
- 4.3Penetapan tujuan konseling yang terukur dan disepakati bersama.
- 4.4Pengelolaan ekspektasi klien terhadap proses konseling.
- 4.5Evaluasi Kemajuan dan Pengakhiran Sesi (Termination)
- 4.6Pemantauan perkembangan kondisi klien secara berkala.
- 4.7Penyiapan klien untuk mengakhiri proses konseling secara mandiri.
- 4.8Pencegahan ketergantungan klien terhadap konselor.
- Modul 5: Praktik Terbimbing dan Studi KasusModul ini memfasilitasi penerapan teori ke dalam latihan praktis untuk mengasah kepekaan konselor.8
- 5.1Analisis Studi Kasus Kompleks
- 5.2Bedah kasus anonim terkait dinamika hubungan, kecemasan umum, dan penyesuaian diri.
- 5.3Identifikasi pendekatan yang tepat berdasarkan kebutuhan spesifik kasus.
- 5.4Evaluasi potensi kendala selama proses konseling.
- 5.5Simulasi Konseling dan Umpan Balik (Roleplay)
- 5.6Latihan simulasi konseling antarpeserta dengan supervisi.
- 5.7Evaluasi keterampilan komunikasi dan penerapan etika secara langsung.
- 5.8Penyusunan rencana pengembangan diri untuk meningkatkan kapasitas konselor.
☕ Instruktur
Anda Mungkin Juga Suka Pelatihan Terkait Kesehatan & Terapi Lainnya
-




