Kursus UI/UX Design Dasar untuk Landing Page
Pernahkah Anda mengunjungi sebuah website, namun merasa bingung harus mengklik apa? Atau mungkin tampilannya sangat berantakan sehingga Anda langsung menutup tab tersebut? Itulah pentingnya memahami Kursus UI/UX Design Dasar untuk Landing Page. Landing page bukan sekadar halaman web biasa; ia adalah “ujung tombak” konversi bisnis Anda. Dalam artikel ini, kita …
Overview
Curriculum
- 5 Sections
- 49 Lessons
- Lifetime
Expand all sectionsCollapse all sections
- Modul 1: Fondasi & Strategi (Mindset UX)Sebelum menyentuh software, Anda harus memahami strategi di balik landing page yang menghasilkan uang.12
- 1.11.1 Pengenalan Ekosistem Landing Page
- 1.2Perbedaan Website vs. Landing Page.
- 1.3Jenis-jenis Landing Page: Lead Generation vs. Click-Through.
- 1.4Memahami psikologi pengunjung internet di Indonesia.
- 1.51.2 UX Research & User Persona
- 1.6Cara melakukan riset kompetitor.
- 1.7Membuat User Persona: Siapa yang akan membaca halaman ini?
- 1.8Menentukan Unique Selling Point (USP) agar desain memiliki arah yang jelas.
- 1.91.3 Copywriting & Information Architecture
- 1.10Teknik AIDA (Attention, Interest, Desire, Action) dalam desain.
- 1.11Menyusun hierarki informasi: Apa yang harus dibaca pertama kali?
- 1.12Penempatan Call-to-Action (CTA) yang strategis.
- Modul 2: Struktur & Kerangka (Wireframing)Tahap membangun "tulang punggung" desain tanpa terdistraksi oleh warna.11
- 2.12.1 Low-Fidelity Wireframe
- 2.2Sketsa tangan (Hand-sketching) untuk ideasi cepat.
- 2.3Memahami F-Pattern dan Z-Pattern dalam perilaku membaca user.
- 2.4Penempatan elemen utama: Hero Section, Social Proof, dan Footer.
- 2.52.2 Pengenalan Tool: Figma for Beginners
- 2.6Pengenalan Interface Figma (Layers, Properties, Canvas).
- 2.7Menggunakan Shapes, Frames, dan Groups.
- 2.8Manajemen aset sederhana.
- 2.92.3 Mid-Fidelity Wireframe
- 2.10Mengubah sketsa menjadi desain digital hitam-putih.
- 2.11Memastikan jarak (spacing) dan proporsi sudah masuk akal.
- Modul 3: Estetika & Visual (UI Design)Memberikan "nyawa" pada kerangka yang telah dibuat.12
- 3.13.1 Teori Warna & Branding
- 3.2Psikologi warna untuk konversi (Misal: Mengapa tombol CTA sering berwarna kontras?).
- 3.3Membuat palet warna yang harmonis (60-30-10 Rule).
- 3.4Aksesibilitas warna (Contrast check) agar nyaman untuk mata semua orang.
- 3.53.2 Tipografi yang Menjual
- 3.6Memilih font Pairings (Heading vs Body Text).
- 3.7Pengaturan Line Height dan Letter Spacing untuk keterbacaan maksimal.
- 3.8Skala tipografi digital.
- 3.93.3 Aset Visual & Ikonografi
- 3.10Mencari dan menggunakan gambar berkualitas tinggi (Stock Photos vs Illustration).
- 3.11Penggunaan ikon untuk mempercepat pemahaman informasi.
- 3.12Teknik masking dan dasar manipulasi gambar di Figma.
- Modul 4: Interaktivitas & ResponsivitasMemastikan desain berfungsi baik di berbagai perangkat.8
- 4.14.1 Responsive Design (Mobile First)
- 4.2Teknik mengubah layout Desktop ke Mobile.
- 4.3Menggunakan Auto Layout di Figma (Sangat krusial untuk efisiensi kerja).
- 4.4Memahami Grid System (12 Column Desktop vs 4 Column Mobile).
- 4.54.2 Prototyping Dasar
- 4.6Menghubungkan antar elemen (Hover effects pada tombol).
- 4.7Membuat Scrolling effect yang mulus.
- 4.8Cara mempresentasikan desain kepada klien/stakeholder.
- Modul 5: Final Project & PortofolioMempraktikkan semua ilmu ke dalam satu karya nyata.6
- 5.15.1 Studi Kasus Landing Page
- 5.2Proyek Mandiri: Membuat Landing Page untuk produk/jasa (Contoh: Kursus Online, SaaS, atau E-commerce).
- 5.3Iterasi desain berdasarkan Self-Usability Testing.
- 5.45.2 Persiapan Portofolio
- 5.5Cara menyusun Case Study di Behance atau Dribbble.
- 5.6Menjelaskan “Kenapa” di balik keputusan desain Anda (Bukan cuma pamer gambar bagus).
Instructor

