Kursus Agile & Scrum Methodology untuk Marketing: Transformasi Strategi Pemasaran Modern
Di era digital yang bergerak sangat cepat, rencana pemasaran tahunan yang kaku seringkali menjadi tidak relevan hanya dalam hitungan bulan. Apakah tim marketing Anda sering merasa kewalahan dengan perubahan tren yang mendadak? Atau mungkin peluncuran kampanye sering terlambat karena proses birokrasi yang panjang? Inilah alasan mengapa Kursus Agile & Scrum …
🏠 Beranda Kursus
📜 Kurikulum
- 4 Sections
- 22 Lessons
- Lifetime
Expand all sectionsCollapse all sections
- Bagian 1: Fondasi & Pergeseran Paradigma (The Agile Mindset)4
- 1.1Pengantar Agile Marketing: Sejarah mengapa metode “Waterfall” (tradisional) mulai gagal di industri pemasaran digital.
- 1.2Agile Marketing Manifesto: Memahami 7 nilai utama, termasuk “Eksperimen di atas Opini” dan “Respon terhadap Perubahan di atas Rencana Kaku”.
- 1.3Analisis Tradisional vs Agile: Membedah struktur organisasi silo vs tim lintas fungsi (cross-functional teams).
- 1.4Validasi Ide: Menggunakan metode Lean untuk menguji kampanye kecil sebelum menghabiskan seluruh anggaran.
- Bagian 2: Framework Scrum Khusus Marketing8
- 2.1Peran (Roles) dalam Scrum Marketing:
- 2.2Marketing Owner: Menyelaraskan strategi bisnis dengan prioritas kerja tim.
- 2.3Scrum Master: Menghilangkan hambatan operasional dan menjaga ritme kerja.
- 2.4Marketing Team: Copywriter, Designer, Ads Spec, dan SEO bekerja dalam satu irama.
- 2.5Artefak Scrum:
- 2.6Marketing Backlog: Menyusun daftar tugas berdasarkan ROI (Impact vs Effort).
- 2.7User Stories untuk Marketing: Cara menulis tugas yang fokus pada kebutuhan audiens (Customer-Centric).
- 2.8Burndown Charts: Memantau kecepatan kerja tim secara visual.
- Bagian 3: Siklus Kerja (The Marketing Sprint)4
- 3.1Sprint Planning: Bagaimana memilih kampanye yang akan dieksekusi dalam 1-2 minggu ke depan.
- 3.2Daily Stand-up: Teknik koordinasi 15 menit agar tim tetap sinkron tanpa rapat panjang yang membosankan.
- 3.3Sprint Review: Cara mendemonstrasikan hasil kampanye (data, desain, konten) kepada stakeholder.
- 3.4Sprint Retrospective: Sesi evaluasi internal untuk memperbaiki cara kerja tim di siklus berikutnya.
- Bagian 4: Implementasi & Perangkat (Tools & Execution)6
- 4.1Visualisasi Alur Kerja dengan Kanban: Mengelola bottleneck (kemacetan kerja) agar distribusi tugas merata.
- 4.2Teknologi Pendukung: * Manajemen Proyek: Jira, Trello, atau Asana.
- 4.3Kolaborasi Kreatif: Miro/Mural untuk Brainstorming virtual.
- 4.4Data Driven: Mengintegrasikan hasil Google Analytics ke dalam evaluasi Sprint.
- 4.5Scaling Agile: Cara menerapkan sistem ini jika perusahaan memiliki lebih dari satu tim pemasaran.
- 4.6Simulasi Kasus Nyata: Praktik langsung menyusun rencana peluncuran produk baru dalam waktu 48 jam menggunakan metode Agile.
☕ Instruktur

