Performance Marketing & Budgeting Starter Kit
Hitung budget Meta Ads & Google Ads, iklan UMKM Rp15rb/hari, strategi B2B lead generation, hingga e-commerce marketplace.
Menghitung Budget Awal Meta Ads & Google Ads
Ringkasan Material
Memulai iklan digital tidak boleh tebak-tebakan. Anda harus menghitung modal awal berdasarkan estimasi *Cost Per Click* (CPC), *Conversion Rate*, dan target profit yang ingin dicapai.
- Formula Dasar Budgeting — Menentukan target penjualan dulu, lalu hitung mundur alokasi biaya iklan yang dibutuhkan.
- Fase Testing — Menyediakan anggaran khusus (10-20% dari total budget) untuk menguji audiens dan materi kreatif sebelum *scaling*.
- Penetapan CPA/CPR Target — Menghitung batas *Cost Per Acquisition* (CPA) maksimal agar kampanye tetap menguntungkan.
Pelajari selengkapnya di artikel kami: Berapa Modal Awal untuk Praktik Iklan Digital? Panduan Budget Meta Ads & Google Ads →
Hitung estimasi target biaya iklan Anda: Jika harga produk Rp100.000 dan target profit per unit Rp30.000, tentukan berapa batas maksimal CPA/biaya per konversi yang aman bagi bisnis Anda.
Iklan Digital untuk UMKM (Mulai Rp15rb/Hari)
Ringkasan Material
Iklan berbayar tidak selalu membutuhkan modal jutaan rupiah. Pelaku UMKM bisa mulai beriklan di Meta Ads (Instagram/Facebook) mulai dari Rp15.000 per hari dengan strategi terfokus.
- Pemasaran Berbasis Lokasi (Geo-Targeting) — Menyasar calon pembeli di radius 3-5 km dari toko fisik atau kota tempat usaha Anda berada.
- Kampanye Berbasis WhatsApp — Mengarahkan traffic iklan langsung ke obrolan WhatsApp bisnis untuk mempercepat closing.
- Konten Otentik Sederhana — Menggunakan video HP sederhana yang jujur (behind the scenes) seringkali berkinerja lebih baik daripada grafis formal mahal.
Pelajari strateginya di artikel: Digital Marketing untuk UMKM: Strategi Beranggaran Rendah Mulai Rp15rb/Hari →
Rancang 1 ide materi iklan sederhana menggunakan HP (durasi 15-30 detik) yang menampilkan masalah pelanggan dan solusi produk UMKM Anda.
Digital Marketing B2B & Framework Lead Generation
Ringkasan Material
Pemasaran B2B (Business-to-Business) memiliki siklus penjualan yang lebih panjang, nilai transaksi besar, dan membutuhkan edukasi calon prospek secara bertahap.
- Penawaran Magnet Prospek (Lead Magnet) — Menyediakan konsultasi gratis, e-book, atau kalkulator ROI untuk mendapatkan kontak calon klien B2B.
- Opt-In Lead Form — Menggunakan formulir pengumpulan data calon klien berkualitas via LinkedIn Ads, Meta Lead Ads, atau Landing Page.
- Nurturing Funnel — Menindaklanjuti data prospek secara berkala melalui Email Sequences atau tim Sales/Telemarketing.
Pelajari framework selengkapnya: Digital Marketing B2B: Framework Lead Generation untuk Siklus Penjualan Panjang →
Tentukan 1 bentuk *Lead Magnet* (misal: penawaran audit gratis atau konsultasi 15 menit) yang menarik bagi calon klien perusahaan/B2B Anda.
Digital Marketing E-Commerce & Keyword Marketplace
Ringkasan Material
Optimasi toko online di e-commerce (Shopee & Tokopedia) membutuhkan pendekatan khusus pada algoritma pencarian internal marketplace dan performa iklan toko.
- Riset Kata Kunci Marketplace — Menemukan frasa pencarian organik yang paling sering diketikkan pembeli di kolom pencarian Shopee/Tokopedia.
- Optimasi Judul & Foto Produk — Menyusun judul produk berstruktur (Merek + Jenis Produk + Spesifikasi) serta thumbnail produk yang dominan.
- In-App Internal Ads — Mengalokasikan saldo iklan kata kunci internal toko dengan kata kunci spesifik bertipe pencarian langsung (*high intent*).
Pelajari strateginya di artikel: Digital Marketing E-Commerce Shopee & Tokopedia: Panduan Riset Kata Kunci →
Buka fitur rekomendasi kata kunci di Shopee/Tokopedia Seller Centre, pilih 1 produk terbaik Anda, dan catat 3 kata kunci pencarian terbanyak.
Memahami Attribution Model & Evaluasi Performa
Ringkasan Material
Pengunjung jarang langsung membeli pada interaksi pertama. Attribution Model membantu Anda memahami saluran mana yang paling berperan dalam memicu konversi pembelian.
- Last-Click Attribution — Memberikan 100% kredit konversi ke saluran terakhir yang diklik pengguna sebelum bertransaksi.
- First-Click Attribution — Memberikan kredit konversi ke saluran pertama yang memperkenalkan brand ke audiens.
- Data-Driven Attribution — Model rekomendasi modern yang membagi nilai konversi secara adil ke seluruh titik interaksi (*touchpoints*).
Pelajari penjelasannya di artikel: Attribution Model dalam Digital Marketing: Panduan Memilih yang Tepat →
Periksa laporan iklan atau Google Analytics Anda, dan tentukan apakah pembeli Anda lebih banyak datang dari pencarian langsung (organik/ads) atau pemicu media sosial.
✍️ Copywriting & Content Marketing Konversi
Formula copywriting konversi, trik konten TikTok/Reels bernilai jual, influencer marketing, hingga A/B testing lintas kanal.
🎉 Selamat, Anda Menyelesaikan Performance Marketing Starter Kit!
Siap menguasai strategi iklan berbayar, kalkulasi ROI, dan eksekusi kampanye digital tingkat lanjut bersama mentor praktisi Raya School?
🚀 Daftar Kursus Digital Marketing Raya School Sekarang →