Back
Digital Marketing untuk E-commerce (Shopee/Tokopedia): Panduan Riset Kata Kunci Marketplace | Raya School
RAYA SCHOOL
● Strategi Bisnis — Cluster Kursus Digital Marketing

Digital Marketing untuk E-commerce (Shopee/Tokopedia): Panduan Riset Kata Kunci Marketplace

WD Wahyu Dian Purnomo
📅 Ditulis 9 Agustus 2026
⏱️ 10 menit baca
🔄 Terakhir diperbarui 9 Agustus 2026

Banyak seller marketplace menghabiskan waktu belajar SEO Google, padahal mayoritas trafik toko mereka sebenarnya datang dari mesin pencari internal Shopee atau Tokopedia — yang punya logika ranking sendiri, berbeda dari Google. Panduan ini fokus pada riset kata kunci khusus marketplace yang sering terlewat.

01 Kenapa SEO Marketplace Berbeda dari SEO Google

Mesin pencari Shopee dan Tokopedia lebih mengutamakan sinyal transaksional — histori penjualan, rating, kecepatan respons chat, dan relevansi kata kunci di judul produk — dibanding sinyal otoritas seperti backlink yang dipakai Google. Artinya, strategi yang efektif di SEO Google (membangun konten mendalam, backlink berkualitas) tidak otomatis relevan di sini; yang paling berpengaruh justru presisi kata kunci di judul dan performa transaksi awal produk.

02 Cara Riset Kata Kunci di Shopee/Tokopedia

  • Manfaatkan fitur autocomplete pencarian — ketik kata kunci dasar di kolom pencari dan catat saran yang muncul, ini mencerminkan pencarian riil pembeli.
  • Cek produk pesaing top-ranking — perhatikan pola judul produk yang sudah lama bertahan di posisi atas untuk kata kunci serupa.
  • Gunakan fitur iklan internal untuk riset volume — dashboard iklan Shopee/Tokopedia sering menampilkan estimasi pencarian kata kunci tertentu.
  • Pantau kata kunci musiman — pencarian di marketplace sangat dipengaruhi tren musiman (Ramadan, Harbolnas, tahun ajaran baru).

03 Optimasi Judul dan Deskripsi Produk

Judul produk di marketplace berfungsi seperti title tag di SEO Google — elemen paling menentukan ranking. Susunan yang efektif biasanya: [nama produk] + [atribut spesifik] + [variasi/ukuran] + [kata kunci pendukung], tanpa mengulang kata kunci berlebihan yang justru membuat judul terlihat spam dan menurunkan kepercayaan pembeli.

04 Studi Kasus: Riset Ulang Judul Produk

Salah satu peserta kelas UMKM kami menjual tas anyaman, sebelumnya menulis judul produk sekadar "Tas Rajut Lucu Murah". Setelah riset ulang menggunakan pola pencarian autocomplete, ditemukan bahwa calon pembeli lebih sering mencari dengan istilah spesifik seperti nama bahan dan ukuran. Setelah judul diubah menjadi lebih deskriptif dan sesuai pola pencarian riil, produk mulai muncul di halaman pertama untuk kata kunci yang sebelumnya sama sekali tidak terjangkau.

05 Roadmap Optimasi Toko

Audit judul produk yang sudah ada

Identifikasi produk dengan trafik rendah meski stok dan kualitas baik.

Riset kata kunci per kategori produk

Jangan generalisasi — tiap kategori produk punya pola pencarian berbeda.

Revisi judul & deskripsi bertahap

Uji perubahan pada beberapa produk dulu sebelum menerapkan ke seluruh katalog.

Pantau performa 2 minggu setelah perubahan

Bandingkan trafik dan penjualan sebelum-sesudah untuk memvalidasi hasil.

06 Tools Riset Kata Kunci Marketplace

Fitur Autocomplete Shopee/Tokopedia
Sumber gratis paling akurat untuk pola pencarian riil pembeli.
Dashboard Iklan Internal Marketplace
Menampilkan estimasi volume pencarian kata kunci tertentu.
Seller Center Analytics
Melihat kata kunci yang membawa trafik ke toko Anda saat ini.
Catatan praktis: Jangan mengoptimasi seluruh katalog sekaligus. Uji di beberapa produk representatif dulu, karena pola kata kunci yang berhasil di satu kategori belum tentu sama efektifnya di kategori produk lain.

07 Video Penjelasan

Simak cara riset kata kunci di Shopee berikut ini:

▶ Cara Riset Kata Kunci Shopee dan Cara Optimasi Judul Shopee

08 Checklist Optimasi Produk

Sebelum Mengunggah atau Merevisi Produk

Judul mengandung kata kunci utama yang sudah divalidasi lewat autocomplete
Judul tidak diulang-ulang kata kunci secara berlebihan (spam)
Deskripsi produk mengandung variasi kata kunci pendukung secara natural
Sudah memeriksa pola judul kompetitor top-ranking
Ada rencana pemantauan performa 2 minggu setelah perubahan

09 FAQ

Tidak. Marketplace lebih mengutamakan sinyal transaksional seperti histori penjualan dan rating, sementara Google lebih mengutamakan otoritas domain dan kedalaman konten.
Biasanya perubahan trafik mulai terlihat dalam 1-2 minggu, tergantung seberapa kompetitif kategori produk dan seberapa sering produk tersebut sudah dibeli sebelumnya.
Tidak wajib di awal, tapi membantu mempercepat validasi kata kunci mana yang benar-benar dicari, sekaligus mendorong histori penjualan awal yang memperkuat ranking organik produk.
WD
Wahyu Dian Purnomo
Chief Educator, Raya School — Bersertifikat ClickMinded, Google Ads & Meta

Mendampingi seller UMKM marketplace merancang strategi riset kata kunci dan optimasi katalog produk di kelas Raya School.

Ingin toko marketplace Anda lebih mudah ditemukan pembeli?

Kursus Digital Marketing Full-Stack Raya School membahas strategi khusus e-commerce dan marketplace, bukan hanya SEO Google.

Lihat Materi Lengkap →
© 2026 Raya School — Jasa & Kursus Digital Marketing, SEO, dan Skill Vokasi. Ditulis untuk topic cluster Kursus Digital Marketing.